Di Indonesia banyak jenis-jenis ikan yang bisa di manfaatkan. Baik untuk hewan hias maupun dikonsumsi. Masyarakat di Indonesia tentu sudah tak asing dengan berbagai olahan ikan.

Namun sayang tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan masih terbilang rendah. Hal ini karena banyak yang menganggap bahwa harga ikan mahal.

Walaupun nyatanya tidak demikian. Harga ikan bervariasi sesuai dengan jenis-jenis ikan yang ada, seperti jenis ikan laut dan ikan tawar. Ada banyak jenis ikan laut yang bisa dikonsumsi dari harga yang terjangkau.

Ikan sendiri termasuk dalam anggota vertebrata atau hewan yang memiliki strukrur tulang belakang. Nah, dalam klasifikasi vertebrata, ikan juga digolongkan dalam jenis hewan berdarah dingin atau poikilotermik. Hewan berdarah dingin sendiri merupakan hewan yang suhu tubuhnya dipengaruhi oleh lingkungan tempat ia berada.

Sebagai kelompok vertebarata, ikan memiliki ragam dan jumlah spesies terbanyak yaitu lebih dari 27,000 di seluruh dunia. Ikan memiliki bermacam ukuran, mulai dari yang paling besar seperti paus hiu yang berukuran 14 meter hingga yang paling kecil seperti stout infantfish yang hanya berukuran 7 mm.

Ikan biasanya diklasifikasikan menjadi ikan tanpa rahang, ikan bertulang rawan, dan sisanya tergolong ikan bertulang keras.

Ikan Tanpa Rahang (Agnatha)

Sesuai dengan namanya, Agnatha tidak memiliki rahang. Agnatha memiliki Mulut berbentuk lingkaran, gigi dari zat tanduk, dan mempunyai lidah. Kulit Agnatha tidak bersisik, rangkanya terbentuk dari tulang rawan dan jantungnya beruang dua.

Sebagian besar Agnatha hidup di dasar perairan laut atau air tawar. Tubuh Agnatha beberbrntuk silindris memanjang, dan berukuran sekitar 76 – 90 cm.

Salah satu jenis Agnatha adalah semua jenis lamprey. Lamprey adalah parasit pada ikan besar, dapat memakan daging inangnya hingga tinggal kulitnya saja. Pencernaan makanan berupa pipa lurus, mempunyai anus, tanpa kloaka.

Ikan Bertulang Rawan (Chondrichthyes)

Chondrichthyes atau ikan bertulang rawan adalah ikan berahang, mempunyai sirip berpasangan, lubang hidung berpasangan, sisik, jantung beruang dua, dan rangka yang terdiri atas tulang rawan bukan tulang sejati.

Kulit tubuhnya tertutup oleh sisik-sisik plakoid yang kasar berisi dentin (mesodermal) dan dilapisi dengan email (ektodermal). Chondrichthyes memiliki mulut yang terletakk di bagian bawah dengan lidah dan rahang.

Ikan Bertulang Keras (Osteichthyes)

Semua jenis ikan yang termasuk dalam kelas Osteichthyes memiliki sebagian tulang keras, mulut dan lubang hidungnya ventral, celah-celah pharyngeal tertutup (tidak terlihat dari luar) dan jantungnya hanya memiliki satu ventrikel. Ikan ini hidup di laut, air tawar, dan rawa-rawa.

Adapun Ikan Laut Yang Bisa Konsumsi :

  1. Ikan Tongkol

Kamu pasti sudah tak asing dengan jenis ikan laut satu ini. Ikan tongkol banyak diolah menjadi makanan yang lezat. Ikan tongkol masih dalam keluarga ikan tuna.

Jenis ikan laut ini memiliki banyak kandungan nutrisi yang salah satunya adalah zat besi. Zat besi sangat bermanfaat bagi tubuhmu dalam pembentukan sel-sel darah merah.

  1. Ikan Tuna

Jenis ikan laut satu ini memiliki daging yang lembut dan tebal. Tak heran jika ikan tuna banyak digemari oleh masyarakat untuk dikonsumsi. Di Indonesia terdapat beberapa jenis ikan laut ini yaitu tuna maddihang, tuna mata beasar, tuna albakora dan tuna sirip biru.

Ikan tuna kaya akan protein yang baik untuk menjaga jaringan pada tubuh dan juga mengandung lemak yang rendah sehingga aman dikonsumsi serta aman bagi kesehatan jantung.

 

 

 

Recommended Articles

PUSAT LAYANAN DAN PENDAFTARAN PRODUK RAKYAT GRUBIKu DI DUNIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *