MENGUKIR SEJARAH KEMANUSIAAN

MENGUKIR SEJARAH KEMANUSIAAN

Benarkah bahwa harta tidak dibawa mati?

Benarkah derajat manusia di sisi Tuhannya bukan dari hartanya?

Sesuatu yang didengar dan dilihat berulang-ulang dalam waktu yang lama akan menjadi doktrin  dan mempengaruhi pola pikir, dan itu tidak disadari.

Hampir semua cerita film / sinetron tokoh yang baik (protagonis) sering digambarkan dengan sosok yang miskin.

Sementara tokoh yang jahat (antagonis) sering digambarkan dengan sosok yang kaya.
Semua itu akhirnya menjadi virus yang menggerogoti aqidah seseorang sehingga menjadi sebuah prinsip ” biar miskin yg penting baik hati dan tidak sombong dari pada kaya tapi jahat”.
Miskin tapi bangga, anehkan😁.

Sejarah hanya mencatat orang besar dengan karya besarnya.
Ka’bah, masjid Nabawi, Taj Mahal, Borobudur.
Merekalah orang-orang yang tinggi derajatnya termasuk orang-orang yang ikut andil di dalamnya.
Kalau miskin bagaimana bisa menjadi bagian dari karya-karya besar itu.

Belajarlah dari orang-orang kaya bagaimana prosesnya dia menjadi kaya, jangan hanya ngiler melihat kekayaan orang lain.

Menjadi kaya itu hanya soal kepantasan.
Dan kepantasan itu jauh dari fitnah_Agus aws.

Jack Ma Kecil

Recommended Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *